Esports kini telah diakui sebagai cabang olahraga resmi yang prestisius di kancah nasional maupun dunia. Turnamen lokal sudah menyiapkan total hadiah puluhan hingga ratusan juta rupiah. Lalu, bagaimana caranya bagi bibit baru untuk merangsek masuk ke papan atas kompetisi?
Langkah pertama tentu saja adalah mekanik dasar dan game sense. Anda tidak mungkin bisa lolos ke babak kualifikasi jika tidak konsisten menghabiskan ribuan jam mengasah refleks dan membiasakan diri pada makro-game. Namun di kancah pro, mekanik saja tidak cukup. Dibutuhkan sinergi komunikasi tiada henti karena pertandingan seringkali ditentukan di detik-detik late game.
Pentingnya Mental Bertanding
Tekanan di atas panggung sangat berbeda dengan saat latih tanding di kamar. Sorot lampu, teriakan penonton, dan sorotan kamera bisa meruntuhkan fokus seorang pemula. Oleh karenanya, membangun mentalitas anti-choke dan berlatih di zona tertekan (pressure test) bersama tim jauh lebih berharga daripada semata memburu rank publik.




